Sosok Ahmadinejad…( Presiden Iran )
Ditulis oleh ningrate di/pada Mei 19, 2008
Sabtu, 17 Mei 2008 sebelum tidur saya lihat berita di Metrotv Jam 10an malam menayangkan sosok Ahmadinejad Presiden Iran yang terpilih pada tanggal 06 Agustus 2005. Jujur saja saya memang sangat menyukai Ahmadinejad karena beliau adalah orang yang tegas menolak mentah2 kebijakan Amerika yang telah menyudutkan negaranya.
saya sangat terharu ketika itu beliau mencalonkan diri sebagai kandidat Presiden dengan biaya kampanye yang sangat sedikit dibandingkan saingannya yang bernama Raisanjani yang bermodalkan banyak uang untuk menjadi Presiden Iran.
diNegara Irak Presiden bukanlah satu2nya orang yang berhak menentukan kebijakan tetapi harus mendapatkan persetujuan dulu dari pemimpin2 spiritual.
Pemimpin spritual inilah yang akan dijadikan panutan dan pedoman warganya dalam memilih siapa pemimpin yang pantas untuk dijadikan seorang yang benar2 bijak dalam membela hak2 dan kepentingan warganya dan tidak memikirkan kepentingan pribadinya semata.
Pada saat mencalonkan menjadi presiden banyak orang yang tidak tau siapa beliau, ternyata beliau adalah salah satu tentara revolusioner perang Iran-Irak,dan cara beliau dalam berpidato sangat membuat orang2 berdecak kagum. banyak para pengamat politik di Iran bahwa beliau adalah Orator terbaik.
Lalu kenapa Rakyat Iran memilih Ahmadinejad bukannya memilih Raisanjani ?
ternyata Raisanjani adalah bekas salah satu menteri pemerintahan sebelumnya yang banyak melakukan tindakan2 yang merugikan rakyat contohnya tempat kediamannya terdapat Jaccuzi ( Kolam renang,taman2 yang indah ), sangat berbeda sekali dengan Ahmadinejad beliau rumahnya sederhana dan mobilnya saja sudah bobrok, bahkan saat anaknya ditanya oleh seorang wartawan apakah dirumah anda terdapat jacuzzi ? anaknya menjawab apa itu Jaccuzi. jadi sangat jelas sekali bahwa beliau memang hidup dengan sederhana.
Begitulah warga Iran akhirnya memilih Ahmadinejad daripada Raisanjani, karena menginginkan perubahan2 kearah yang lebih dari sebelumnya.
Setelah memenangkan pemilihan presiden, beliau berpidato yang isinya untuk menolak Diplomasi Luar Negri ( Barat )
Kebijakan beliau yang sangat kagumi adalah Pemerintah akan adalah memberikan subsidi pendapatan negara sebesar 40% /tahun bagi rakyatnya dan para pemuda yang mau menikah…( Kalo ada Di Indonesia Boleh juga tuh ).
Kutipan terakhir yang saya petik dari tayangan ini adalah Apakah ia akan menoreh sejarah menyebabkan perang Iran -Amerika ?


















